Hotline 1 : 0822-1111-2335 Hotline 2 : 0857-7556-1612
IMG-LOGO
15 July 2025

Pencemaran Air

Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti 
danau, sungai, lautan, dan air tanah akibat aktivitas manusia. 
Menurut PP no 20 tahun 1990, pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup,
zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas dari air tersebut 
turun hingga batas tertentu yang menyebabkan air tidak berguna lagi sesuai dengan peruntukannya.

Berikut adalah sumber-sumber pencemaran air:

1. Limbah industri: bahan kimia cair maupun padat, dari sisa-sisa bahan bakar seperti 
    tumpahan minyak dan oli, kebocoran pipa-pipa minyak tanah yang ditimbun dalam tanah.
2. Penggunaan lahan hijau atau hutan untuk membangun sesuatu.
3. Limbah pertanian.
4. Limbah pengolahan kayu.
5. Penggunakan bom oleh nelayan dalam mencari ikan di laut.
6. Rumah tangga (limbah cair, seperti sisa mandi, MCK, sampah padatan seperti plastik,
   gelas, kaleng, batu batre, sampah cair seperti detergen dan sampah organik, seperti
   sisa-sisa makanan dan sayuran).
   Selain itu terdapat penyebab dan dampak pencemaran air yang harus diketahui. 
   Berikut penjelasannya yang dikutip dari laman DLHK Provinsi Banten:

Penyebab Pencemaran Air
Penyebab pencemaran air dapat dibagi menjadi dua yaitu sumber kontaminan langsung dan dan tidak langsung.
Sumber langsung meliputi efluen yang keluar industri, TPA sampah, rumah tangga dan sebagainya.
Sumber tak langsung adalah kontaminan yang memasuki badan air dari tanah, air tanah atau atmosfer berupa hujan.

Pencemaran air juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti:
1. Meningkatnya kandungan nutrient yang mengarah pada eutrofikasi.
2. Sampah organik seperti air selokan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air 
   yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh             ekosistem.
3. Polutan industri seperti i logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan.
4. Limbah pabrik yang mengalir ke sungai citarum.

Dampak Pencemaran Air
1. Dampak terhadap kehidupan biota air
   Jika terlalu banyak zat pencemaran pada air limbah akan menurunkan kadar oksigen yang terlarut dalam air.
   Akibatnya kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen menjadi terganggu dan mengurangi perkembangannya. 
   Akibat matinya bakteri-bakteri, maka proses penjernihan air secara alamiah yang seharusnya 
   terjadi pada air limbah juga terhambat.
2. Dampak terhadap kualitas air tanah
   Pencemaran air pada tanah dapat diukur melalui faecal coliform telah terjadi dalam skala yang luas, 
   hal ini dibuktikan oleh suatu survey sumur dangkal di Jakarta. Banyak penelitian yang mengindikasikan 
   terjadinya pencemaran tersebut.
3. Dampak terhadap kesehatan
   Dampak pencemaran air terhadap kesehatan akan menularkan bermacam-macam penyakit antara lain:
   - Air sebagai media untuk hidup mikroba pathogen.
   - Air menjadi sarang serang dan menyebarkan penyakit.
   - Jumlah air yang tersedia tidak cukup, sehingga manusia yang bersangkutan tak dapat membersihkan diri.
   - Air sebagai media hidup vektor penyakit.
4. Dampak terhadap estetika lingkungan
    Banyaknya zat organic yang dibuang ke lingkungan perairan maka perairan tersebut semakin tercemar yang 
    ditandai dengan bau yang menyengat. Juga diikuti dengan tumpukan yang dapat mengurangi estetika lingkungan.

Demikianlah penjelasan mengenai pencemaran air. Jangan lupa selalu jaga kebersihan air ya Sobat MSI!

*sumber detik.com

Marketing 1
Marketing 2
Contact Center
Teknisi
ecatalog-majuselarasinstrumindo
ecatalog-majuselarasinstrumindo